Etika Nikomakea
Etika Nikomakea (bahasa Inggris: 'Nicomachean Ethics'), atau Ta Ethika, adalah karya Aristoteles tentang kebajikan dan karakter moral yang memainkan peranan penting dalam mendefinisikan etika Aristoteles. Kesepuluh buku yang menjadi etika ini didasarkan pada catatan-catatan dari kuliah-kuliahnya di Lyceum dan disunting atau dipersembahkan kepada anak lelaki Aristoteles, Nikomakus.
Etika Nikomakea memusatkan perhatian pada pentingnya membiasakan berperilaku bajik dan mengembangkan watak yang bajik pula. Aristoteles menekankan pentingnya konteks dalam perilaku etis, dan kemampuan dari orang yang bajik untuk mengenali langkah terbaik yang perlu diambil. Aristoteles berpendapat bahwa eudaimonia adalah tujuan hidup, dan bahwa ucaha mencapai eudaimonia, bila dipahami dengan tepat, akan menghasilkan perilaku yang bajik.
Pendapat Saya :
Etika Nikomakea sangat bagus karena etika tersebut mengajarkan banyak hal tentang kebiasaan kita untuk berperilaku bajik dan mengembangkan wajak yang bajik.
Etika Sosial dan Politik
Masykuri Abdillah, Guru Besar UIN Jakarta dan Ketua PB NU
Masa reformasi (1989-sekarang) ini ditandai dengan komitmen yang tinggi dari negara untuk membangun sistem demokrasi yang substantif. Hal ini dibuktikan, antara lain, dengan adanya kebebasan berekspresi yang lebih besar serta adanya kontrol yang signifikan terhadap pemerintah, termasuk bagian dari ekspresi kebebasan ini adalah pendirian partai-partai politik serta pelaksanaan pemilu dan pilkada secara langsung dan bebas. Di samping itu, pada masa reformasi ini dukungan terhadap keberadaan masyarakat warga (civil society) pun semakin menguat, yang tentu saja sangat bermanfaat bagi pembangunan etika sosial/politik yang demokratis dan beradab. Dalam kenyataannya, demokratisasi dan kebebasan tersebut belum disertai dengan keberadaan etika sosial/politik yang beradab.
Pendapat Saya :
Banyak yang kita pelajari di etika sosial dan politik yaitu mengenai kebebasan dalam berekspesi di masa reformasi sekarang ini, jadi etika sosial dan politik sangat tepat diterapkan di negara kita.
ETIKA BISNIS DAN
E‑COMMERCE
Jika kita melihat teknologi informasi secara utuh, tentunya tidak I.M akan terlepas dari aspek “bisnis” sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan teknologi tersebut. Dalam perkembangannya, teknologi informasi telah menjadi suatu raksasa Inclustri yang dalam menjalankan kegiatannya tidak akan lepas dari tujuan pencarian keuntungan. Kegiatan industri adalah kegiatan melakukan bisnis, yaitu dengan memproduksi, mengedarkan, menjual den membeli produk‑produk yang dihasilkan dari perkembangan teknologi tersebut, baik yang berupa barang maupun jasa.
Pendapat Saya :
Etika Bisnis di bidang teknologi informasi sudah sangat berkembang dan menjadi suatu raksasa industry dalam mencapai keuntungan. Tetapi etika bisnis tersebut memiliki tantangan yang sangat besar nantinya.

.jpg)